Perubahan itu juga terjadi dalam persahabatan ini, bukan hal yang negatif, bukan juga sesuatu yang buruk. Waktu menjadi faktor perubahan, bertemu dengan orang baru, aktivitas baru, dan adanya hal yang memang harus diprioritaskan dibanding hanya sekedar senang-senang. Setiap dari kami memiliki tanggung jawab yang besar terhadap hal yang lebih penting, tapi bukan berarti kita tidak terhubung. Firanlient masih terhubung sampai saat ini. Juahnya jarak dan semakin berkurangnnya waktu untuk bertemu tidak akan pernah buat kita lupa, kalo kita punya FIRANLIENT. Kami masih saling berkabar satu sama lain, hingga akhirnya hari paling bahagia itu tercapai. *Hei kalian, baik-baik dimanapun kalian berada, semoga selalu dalam lingdungan Allah SWT, amiin. Kita dulu memang pernah alay gaes, tapi seenggaknya kita alay bareng. It’s not bad, karena itu kita bisa sampe dimasa ini.
Tampilkan postingan dengan label firanlient. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label firanlient. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Juni 2020
#FiranlientStory09-Changes
Hari berganti hari, begitu juga dengan bulan dan
tahun, berganti sesuai rotasi bumi. Seiring berjalannya waktu setiap manusia
ada dalam proses tersebut. Manusia hidup dan menjalani apa yang mereka usahakan
untuk mencapai tujuan. Selama proses itu berjalan akan ada perubahan entah
sedikit ataupun banyak, yang terpenting perubahan itu membawa pada hal yang
positif. Kita nggak bisa paksain satu hal untuk tidak berubah, nyatanya hati
manusia tidak ada yang tahu. Jangan gantungkan harapanmu pada manusia, kita
perlu realistis. Banyak hal yang
perlu diutamakan, tapi bukan berarti tidak memiliki porsi.
Masa-masa SMP hingga SMA mungkin masih sempat
untuk berkumpul bersama, karena sebagian diantara kita satu sekolah. Lulus dari
SMA kita ambil pendidikan yang berbeda. Debbie memilih melanjutkan pendidikan
di sebuah lembaga pendidikan bidang komputer dan manajemen. Lena melanjutkan
pendidikannya disebuah perguruan tinggi dibidang rekam medis, sedangkan aku,
Tisa, Nisa dan Firsta berada di satu perguruan tinggi yang sama. Tisa dibidang
pertanian, Anisa dibidang ekonomi, untuk Firsta dan Aku kebetulan kita ada
dibidang yang sama yaitu broadcasting. Selama masa-masa kuliah kita memang
tetap jarang ketemu. Pada masa-masa itu tidak bisa dipungkiri, bahwa suasana
baru, tugas kuliah dan teman-teman baru semakin buat kita jarang ketemu. Balik
lagi hal itu tetap tidak membuat kita menjadi jauh. Istilah jauh secara konkrit
adalah jarak, tapi yang aku yakini bahwa secara batin kita tidak pernah jauh.
Aku juga yakin pasti setiap dari kita pernah ngersain kangen satu sama lain,
atau sekedar melihat foto-foto lama. Kadang aku pernah berada diposisi merasa
egois dan menyalahkan yang lain karena tidak memberikan waktu untuk berkumpul,
tapi setelah dipikir-pikir bukan seperti itu seharusnya. Kalau memang kita bersahabat
seharusnya bisa saling memahami kondisi satu dengan yang lain, karena aku yakin
kita nggak pernah saling melupakan. Huhuhu jadi mellow kan… miss you gaess.
Perubahan semakin terlihat jelas ketika
masing-masing dari kita mulai menyelesaikan kuliah. Debbie menjadi yang pertama
lulus, lalu Lena, kemudian Nisa, selanjutnya Tisa, yang terakhir aku dan
Firsta. Selamat untuk semuanya, selamat atas pencapaian kalian, dan selalu
bangga dengan apapun yang sudah kalian capai. Semoga ilmu yang kalian dapat
bermanfaat untuk orang lain. Waktu adalah hal yang tidak bisa dikontrol, tapi
kami selalu usahakan waktu untuk setiap momen spesial. Inilah perubahan,
perubahan yang tidak benar-benar berubah, kehidupan masing-masing dari kita
memang berubah, tapi Firanlient tidak pernah berubah. Perubahan yang terjadi
sampai saat ini adalah sesuatu yang positif dan membawa pada hal-hal baik.
Teruslah berubah menjadi lebih baik kawan, nanti kita bakal ketemu lagi dititik
paling bahagia dan kembali cerita bareng. Selamat tahun baru 2020 and love you
so much <3
Rabu, 11 Januari 2017
#FiranlientStory08 - Flashback
Happy new year buat semuanya, harapan di tahun 2017 yang utama adalah cepet lulus kuliah *gimana bisa cepet lulus, curhat mulu disini hahaha. Setiap pergantian tahun semua orang pasti berharap lebih baik dari tahun sebelumnya dalam hal apapun sesuai harapan masing-masing. Aku juga bagian dari mereka, sama-sama berharap yang terbaik, tentu yang terbaik versi Allah SWT. Sebenernya aku nggak mau tulis-tulis soal resolusi di tahun 2017. Hari ini ceritanya nungguin si abang yang lagi ngerjain skripsi, sambil nunggu aku mau flashback tentang sahabat-sahabatku, Firanlient. Sebelumnya aku udah pernah posting tentang Firanlient tapi belum pernah cerita gimana awal kenal sampek sekarang. Nah.. sekarang aku mau cerita panjang soal Firanlient, tadaaaaaa.... awal kisah diceritaken.. *lha kok jadi dalang hahahaha, oke oke serius. Emmm... harus cerita dari mana ya, oh dari nama FIRANLIENT, yang baca tulisan itu pasti udah tahu kalau tulisan itu sebuah singkatan. FIRANLIENT, FIR untuk Firsta, AN untuk Wulan, L untuk Lena, IE untuk Debbie, N untuk Nisa dan T untuk Tisa. Lihat foto di bawah urutannya dari sebelah kiri itu Firsta, Wulan (aku), Lena, Debbie, Nisa, dan Tisa.
![]() |
| Anniversary FIRANLIENT |
Itu emang sengaja dibuat urut sesuai nama FIRANLIENT hehehe. Kita semua ketemu di SMP 4 Jember, dulu namanya hanya FIRANLIE, kenapa FIRANLIE ? Jadi dulu waktu kelas VII aku, Firsta, Lena, Debbie dan Nisa satu kelas di VIIb cuma pada saat itu aku, Firsta, Lena, Debbie yang akrab terlebih dahulu, karena posisi bangku kita berempat berdekatan. Posisi duduk saat itu aku dan Lena, di depan ku Debbie dengan teman sebangkunya Weny, dan bangku depannya lagi ada Firsta dengan Arifa. Nah... semua berawal dari Arifa dan Weny yang tidak masuk sekolah, karena dua bangku di depanku hanya dihuni masing-masing satu orang, Lena menyarankan supaya Debbie duduk bersama Firsta supaya aku dan Lena bisa maju ke depan, karena posisi bangku ku dan Lena ada di paling belakang, eiittt... jangan nethink dulu, bukan karna kita murid males ya... cuma saat pertama kali masuk, kebagian paling belakang *hiks. Waktu istirahat aku dan Lena mau ke kantin, akhirnya kita ajak Debbie dan juga Firsta. Mulai dari itu kita jadi sering bareng, malah akhirnya Arifa sebangku dengan Weny *maafkan kita ya fa, wen. Intensitas kebersamaan semakin sering, yang paling aku inget adalah kalau kita ke kantin beli makanan, pesennya "buk molennya empat, melonnya empat (minuman, jasj*s)" *gak boleh sebut merk ya hehe, karena hampir setiap hari pada waktu istirahat kita selalu jajan itu, sampek-sampek yang jual hafal sama kita dan pesenan kita hahahaha *makasi lho buk, ibuk baik deh. Semua masih terlihat baik-baik saja, sampek naik ke kelas VIII kita mulai berbeda.
Beda kelas membuat kita jadi agak renggang, aku satu kelas dengan Debbie dan Lena satu kelas dengan Firsta. Mungkin karena kita berada di usia remaja yang pemikirannya masih labil. Kecemburuan sosial jadi faktor utama dan sering terjadi salah paham. Awal yang baru lagi, buat aku dan sahabat-sahabatku karena di kelas VIII itu kita jadi deket sama Nisa dan Tisa juga. Akhirnya kita berenam malah jadi sering bareng, sering ngumpul, dan sahabatan sampek sekarang. Beberapa hal yang biasa kita lakuin, salah satunya yaitu setiap hari Jumat pulang sekolah, kita pasti jalan-jalan *beneran jalan lho. Kita jalan masih pake seragam sekolah, seragam pramuka *dasar anak SMP hahhaha.
![]() |
| Jaman SMP |
Kita cewek-cewek dan kalian pasti tahu kan gimana kalau cewek-cewek pada ngumpul, pasti ngira kalau kita ngomongin orang, jadi kalo diprosentase 10% ngomongin orang, 20% curhat, 70% nya MAKAN, ya itulah kita hahahaha. Tentang kebersamaan Firanlient yang lain adalah hari minggu, biasanya hari minggu kita nyewa VCD film, buat di tonton meskipun nggak rutin tiap hari minggu, tapi bisa dibilang lumayan sering juga sih.Rumah Tisa biasanya yang paling serinng ditempati nobar, apalagi Tisa mesti bikinin cemilan. Oh iya ada lagi, pas ramadhan kita pasti buka puasa bareng. Biasanya setelah buka bersama kita ke tempat foto box depan Idomaret Jawa deket Jawa 6 masih inget banget tuh, kayak gambar dibawah ini.
![]() |
| Jaman SMA |
Foto box ini pas kita SMA, alay kan gayanya gitu itu anak SMA. Jaman SMA kita udah nggak satu sekolah, Tisa dengan Nisa satu sekolah, aku, Firsta, dan lena satu sekolah, sedangkan hanya Debbie yang tidak bersama diantara kita. Sampai SMA pun kita masih sering keluar bareng, kayak foto dibawah. Masih kurus tuh aku *bahagia.
![]() |
| Jaman SMA |
Nah foto itu ada ceritanya juga, gimana ceritanya kita lanjut besok, aku udah nggak kuat eh salah matanya yang udah nggak kuat hehehe, daripada ntar typo dimana-mana mending bersambung dulu, oke oke..
____________________________________________________________________
Comeback again :) *udah kayak punya banyak reader aja hahahaha. Lanjut cerita yang kemarin. Jadi ceritanya pengen foto-foto, kita ke Universitas Jember dibagian belakang deket Fakultas THP. Daerah situ sepi, viewnya lumayan bagus emang buat foto. Setelah beberapa kali foto, kita liat ada mobil diparkir, tanpa mikir akhirnya kita foto di mobil buat properti gitu, properti..... haha. Enak-enak foto dateng mahasiswa ganteng, karena belum foto berenam kita minta tolong tuh sama mas gantenya, setelah dapet beberapa jepretan masnya pergi, dan...ternyata mas ganteng itu yang punya mobil, mobil yang kita pake buat foto. Asli malu coy tapi kita ngakak setelah mas gantengnya pergi. Foto di atas hasil jepretan mas gantengnya, bagus ya ^^
____________________________________________________________________
Comeback again :) *udah kayak punya banyak reader aja hahahaha. Lanjut cerita yang kemarin. Jadi ceritanya pengen foto-foto, kita ke Universitas Jember dibagian belakang deket Fakultas THP. Daerah situ sepi, viewnya lumayan bagus emang buat foto. Setelah beberapa kali foto, kita liat ada mobil diparkir, tanpa mikir akhirnya kita foto di mobil buat properti gitu, properti..... haha. Enak-enak foto dateng mahasiswa ganteng, karena belum foto berenam kita minta tolong tuh sama mas gantenya, setelah dapet beberapa jepretan masnya pergi, dan...ternyata mas ganteng itu yang punya mobil, mobil yang kita pake buat foto. Asli malu coy tapi kita ngakak setelah mas gantengnya pergi. Foto di atas hasil jepretan mas gantengnya, bagus ya ^^
![]() |
| Foto di mobil mahasiswa |
itu salah satu foto yang diambil di mobil mahasiswa yang bahkan kita nggak pernah kenal sama mas itu. Masnya baik banget deh
![]() |
| At Area UNEJ |
Itu foto yang lain. Emang ya kita kayak nggak punya urat malu, udah pake mobilnya buat foto, masih minta tolong sama yang punya mobil *maafkan kami ya mas ganteng :D. Meskipun terkadang mereka *termasuk aku suka bikin malu, tapi masa itu bakal bikin kangen, dan nggak bisa diulang lagi. Foto dari SMP hingga sekarang, untuk foto bersama yang paling baru adalah foto paling atas, itu adalah terakhir kali kita ngumpul berenam, setelahnya udah jarang. Kita emang nggak bisa sering ngmpul, tapi nanti kita pasti bisa ngumpul-ngumpul lagi.
Dulu aku sempet mikir "ngapain sih pake foto segala" sekarang aku ngerti kenapa foto jadi ritual yang penting, karna foto merupakan bukti otentik dari sebuah kenangan.
Rabu, 07 Oktober 2015
#FiranlientStory06 - 4/6 Lama Nggak Ngegibah
Helo helo setelah sekian purnama, ceile udah basi kali ya purnama mulu gerhana gitu sekali-kali wkwkwkw. Kemaren sore finally kita keluar bareng seperti biasa nggak lengkap. It's oke kita bisa ngerti, karena kemaren emang nggak pas weekend jadi agak susah nyamain jadwalnya. Masih susah ternyata untuk kumpul yang bener-bener ngumpul semua, berenam. Setelah ini, minggu depan ada rencana keluar lagi. Semoga aja bisa lengkap dan semoga nggak wacana.
Kita masih tipe-tipe yang direncanain dulu baru berangkat tapi yang berangkat cuma beberapa orang. Kalian pasti nggak asing kan sama hal kayak gini dipertemanan. Rencana udah ada dari A sampai Z eh pas H ternyata yang berangkat ya yang itu-itu aja. Kita juga sama kayak gitu, tapi udah seneng masih diberikan kesempatan buat ngumpul lagi.bareng temen dari jaman SMP. Ketemu buat happy bareng, lepas rindu, dan berbagi cerita pastinya. Kalo ketemu mereka kayak aplikasi yang diupdate. Jadi kalo ketemu pasti update story life gitu, ajang curhat gaes. But that's make we are more close. Tujuan awal adalah melepas penat dengan nyingnyong. Biasanya kalo lagi bener-bener nggak ada acara lagi, pasti lanjut makan. Alias pindah tempat buat curhat.
![]() |
| At Salah satu tempat karaoke |
Nggak tahu tepatnya tahun berapa, karena balik lagi file foto yang aku punya udah pada ilang gegara notebook rusak, sebel (jadi curhat kan). Setelah karaoke ampek suara jadi nggak jelas, lanjut kita isi perut. Efeknya gitu langsung laper. Cewek-cewek mah gitu, kalau hangout palingan ya makan sambil curhat dan diselingi ngegibah wkwkwkk jangan di contoh ya, nggak baik. Mungkin sekali waktu boleh hahahah jangan, jangan bercanda. Kita itu betah kalau disuruh cerita, apalagi kalau udah jarang ketemu. Aktivitas yang sekrang bikin waktu kita untuk ketemu udah nggak bisa seintens dulu.
![]() |
| at Clairys - Jl Ahmad Yani |
Kalian yang punya sahabat cewek semua pasti paham banget deh gimana kalau udah ngumpul, selain cerita. Yak bener banget foto, it's must be. Ritual foto ampek galeri penuh itu kayak udah jadi hal wajib secara gak langsung. Foto sekali dua kali nggak bakal berasa, dari satu hp pindah ke hp lain. Jadi pas dikirim dari WA galeri langsung penuh, percaya deh pasti gitu. Emang dasar cewek ya kwkwkwkwwk. Sekalipun foto pake gaya alay atau gaya yang nggak jelas, but we happy
![]() |
| Me (left) with Nisa (Right) |
Tolong jangan gibahin fotoku, aku emang nggak bisa banget pose, jatuhnya mesti aneh. Kadang sebel sendiri sih. Makanya yang lain selfie-selfie sampe galeri full akunya makan wkwkwkwk. Intinya bukan soal dimana kita ngumpul tapi lebih ke kualitas kita ngumpul. Mempererat tali persaudaraan itu baik, nggak ada yang salah. Hal kayak gini bisa jadi hal langkah, karena waktu ini nggak akan bisa diputer lagi kayak musik yang bisa diplay berulang kali. With love <3
Senin, 02 Februari 2015
#FiranlientStory01-Firanlient
Foto ini di ambil sekitar 2 tahun yang lalu. Mereka adalah orang-orang yang dekat denganku. Ya, mereka adalah sahabatku. Kami mulai bersahabat sejak duduk di kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Sekarang tahun 2015, berarti hampir 8 tahun sahabatan. Waktu 8 tahun bukan waktu sebentar ya kan, selama 8 tahun itu komunikasi maupun aktivitas ketemu masih begitu intens. Setelah 8 tahun semua menjadi mulai sedikit berbeda. Beberapa hal yang membuat kita tidak seperti 8 tahun yang lalu, setiap dari kita memiliki kesibukan masing-masing. Waktu buat ngumpul juga semakin jarang, aku bisa paham, dan aku yakin mereka juga begitu.
Pernah dengar mitos nggak ? kalau berteman atau bersahabat dengan lebih dari tiga orang maka persahabatan itu tidak akan bertahan lama, atau mitos bahwa persahabatan yang dijalani lebih dari 7 tahun maka persahabatan itu akan terus ada. Banyak pemikiran tentang mitos itu dan kenyataannya persahabatan kita baik-baik saja samapai saat ini. Aku percaya persahabatan bukan soal waktu, bukan soal berapa lama kita bersahabat, tapi lebih pada bagaimana persahabatan itu tetap hidup dalam hati kita masing-masing. Jadi jika suatu ketika kita dipertemukan lagi, kita tidak akan memulai semuanya dari awal seperti baru kenal.
Langganan:
Postingan (Atom)












